Apa itu Neraca (Laporan Posisi Keuangan)?
Neraca adalah potret kekayaan usaha pada satu tanggal tertentu: apa yang dimiliki (aset), apa yang masih menjadi utang (liabilitas), dan sisanya yang benar-benar milik pemilik (ekuitas). Ketiganya selalu seimbang — aset sama dengan liabilitas ditambah ekuitas.
Penjelasan lebih lanjut
Berbeda dari laba rugi yang menceritakan satu periode, neraca menjawab pertanyaan "hari ini posisi saya bagaimana". Neraca yang sehat memperlihatkan berapa uang yang benar-benar tersedia, berapa yang masih terjebak di stok dan piutang, dan berapa yang sebenarnya masih milik orang lain.
Contoh dalam usaha kecil
Bengkel punya kas Rp 15 juta, stok sparepart Rp 40 juta, dan utang ke distributor Rp 20 juta. Asetnya Rp 55 juta, liabilitasnya Rp 20 juta, jadi ekuitas pemiliknya Rp 35 juta — bukan Rp 55 juta seperti yang sering dikira.
Kesalahan yang paling sering terjadi
Menganggap seluruh aset sebagai kekayaan pemilik. Selama masih ada utang, sebagian aset itu secara ekonomi milik pemasok atau bank, bukan milik pemilik usaha.
Istilah yang berkaitan
- Laporan Laba Rugi — Laporan laba rugi menunjukkan hasil usaha selama satu periode: pendapatan dikurangi harga pokok menghasilkan laba kotor, lalu dikurangi beban operasional menghasilkan laba bersih.
- Prive — Prive adalah pengambilan uang atau barang usaha oleh pemiliknya untuk keperluan pribadi.
- Piutang Usaha — Piutang usaha adalah tagihan kepada pelanggan atas barang atau jasa yang sudah diserahkan tetapi belum dibayar.
Tidak perlu hafal istilahnya untuk punya pembukuan yang benar. Di Dayce, jurnal terbentuk otomatis dari bon dan transaksi kasir — istilah di atas terisi dengan sendirinya.
Coba gratis 14 hari →